Selasa, 23 Oktober 2012

PENGELOLAAN LAB IPA



Program Kerja
PENGELOLAAN LABORATORIUM IPA
MTs NU Raudlatul Muallimin

BAB I
PENDAHULUAN
1.    Latar belakang
Laboratorium MTs NU Raudlatul Muallimin adalah tempat pembelajaran sains IPA dengan cara mencari pengetahuan tentang alam secara sistematis melalui proses penemuan ( inquiri ) yang menekankan pemberian pengalaman langsung dalam penggunaan dan pengembangan keterampilan proses dan sikap ilmiah siswa, yang bermuara pada pembelajaran Work-Based experimen ( belajar sambil bekerja ).
Sayangnya madarsah belum memiliki ruang laboratorium yang memadai. Penyusunan program yang baik dan terencana akan menciptakan suatu pengembangan dan pemeliharaan Laboratorium IPA ke depan. Hal ini akan mendukung tingkat keberhasilan Program yang ingin dicapai sekaligus memberikan tingkat ketercapaian Visi dan Misi MTs NU Raudlatul Muallimin.
2.    Dasar Pemikiran
a.    Visi dan Misi serta Program Kerja MTs NU Raudlatul Muallimin
b.    Program Kerja Laboratorium IPA MTs NU Raudlatul Muallimin
3.    Tujuan
Tujuan dari Program Kerja Pengelola Laboratorium ini adalah :
a.    Agar guru yang telah disertifikasi dapat mengarah kepada guru yang propesional
b.    Sebagai bahan acuan bagi Pengelola Laboratorium IPA dalam menjalankan tugasnya.


BAB II
PROGRAM KERJA
PENGELOLAAN LABORATORIUM IPA MTs NU RAUDLATUL MUALIIMIN

A.   Ruang Laboratorium
Ruang Laboratorim yang belum tersedia menjadi hambatan tersendiri bagi kami pengurus laboratorium. Walaupun ruang laboratorium masih berbagi dengan ruang perpustakaan, tidak menghalangi kinerja kami dalam melayani guru dan siswa yang memerlukan fasilitas laboratorium.
Akan tetapi kami berharap kelak laboratorium MTs NU Raudlatul Muallimin bisa diwujudkan dengan fasilitas dan tata bagunan yang sesuai dengan kaidah ruang laboatorium yang standar.
Berikut kami lampirkan denah laboratorium yang semoga bisa menjadi bahan acuan dalam pembangunannya.

Keterangan Gambar
A
Ruangan Administrasi dan Persiapan Alat dan Bahan
A1
Meja Kepala Laboratorium
A2
Lemari Buku 1
A3
Lemari Buku 2
B
Ruang Penyimpanan Alat dan Bahan
B1
Meja Persiapan Alat
B2
Meja Tempat Komputer
B3
Lemari Penyimpanan Alat dan Bahan
C
Ruang Pelaksanaan Praktikum
D
Meja Tempat Tas/ Buku Siswa
E
Lemari Penyimpana Alat dan Bahan
F
Meja Tempat Westafel
G
Meja Guru Instruktur
H
Lemari Asam
I
Meja Praktek Siswa
J
Papan Tulis
1
Pintu Masuk
2
Pintu Keluar
3
Pintu Ruang Administrasi
4
Pintu Ruang Penyimpanan Alat
    
Kursi
Westafel/ tempat pencucian Alat

B.   Penataan Alat dan Bahan
Penataan alat dan bahan praktik IPA  merupakan program kerja pengelolaan laboratorium IPA yang sangat bergantung kepada fasilitas yang ada di laboratorium dan kepentingan pemakai laboratorium. Fasilitas yang dimaksud dalam hal ini adalah adanya ruang penyimpanan khusus (gudang), ruang persiapan dan tempat-tempat penyimpanan seperti lemari, kabinet, dan rak-rak. Untuk menata alat dan bahan praktik IPA ada beberapa hal yang dikerjakan terlebih dahulu, yaitu pekerjaan sebagai berikut:
1.    Persiapan ruang laboratorium beserta tempat-tempat penyimpanan alat dan bahan yang tersedia, misalnya lemari, laci, dan rak.
2.    Identifikasi, mendata dan memeriksa alat dan bahan dalam hal macamnya, jumlahnya, sifat fisiknya, harganya, dan sebagainya.
3.    Melaksanakan pengelompokkan alat dan bahan sesuai dengan kelompok mata pelajaran (fisika, IPA, dan biologi) atau sesuai dengan katalog yang dirujuk.

C.   Pengadministrasian Alat dan Bahan
Program kerja pengelolaan berikutnya adalah Pengadministrasian Alat dan Bahan. Bertujuan untuk memudahkan pengecekan, penggunaan, pemeliharaan, pengadaan. Terutama pertanggungjawaban, semua fasilitas dan alat-alat/bahan di laboratorium. Pengertian pengadministrasian disini adalah pencatatan nama alat/bahan, jumlahnya, ukurannya, mereknya, nomor kodenya, dan tempat penyimpanannya.
Untuk keperluan pencatatan alat dan bahan laboratorium ini dipergunakan format atau buku perangkat administrasi yang meliputi:
1.    Buku inventaris
2.    Kartu stok
3.    Kartu permintaan/peminjaman alat/bahan
4.    Buku catatan harian
5.    Kartu alat/bahan yang rusak
6.    Kartu reparasi
7.    Format label
Buku lainnya yang melengkapi perangkat administrasi di atas adalah:
1.    Daftar alat dan bahan sesuai dengan LKS
2.    Program semester kegiatan laboratorium
3.    Jadwal kegiatan laboratorium



D.   Pengadaan Alat dan Bahan.
Untuk melengkapi atau mengganti alat dan bahan yang rusak, hilang, atau habis dipakai diperlukan pengadaan. Pengusulan pengadaan alat dan bahan dengan mempertimbangkan hal-hal berikut:
1.    Percobaan apa yang akan dilakukan
2.    Alat dan bahan apa yang akan dibeli (dengan spesifikasi jelas)
3.    Apakah dana tersedia
4.    Prosedur pembelian
5.    Pelaksanaan pembelian.
Prosedur pengadaan alat dan bahan dimulai dengan penyusunan daftar alat dan bahan yang akan dibeli harus sesuai :
1.    Daftar pengusulan diperoleh dari usulan masing-masing guru IPA.
2.    program semester/program kegiatan laboratorium atau berdasarkan analisis LKS. Daftar alat dan bahan yang dibeli
3.    Dilengkapi dengan spesifikasi alat dan bahan, kemudian alat dan bahan
4.    Disusun berdasarkan prioritas, yang kemudian daftar ini diserahkan oleh penanggung jawab laboratorium kepada kepala sekolah.

E.   Tata tertib Laboratorium IPA
1.    Siswa tidak dibenarkan masuk kedalam Lab tanpa izin Guru Pembimbing.
2.    Siswa masuk Laboratorium tidak dibenarkan memakai sepatu.
3.    Siswa masuk Laboratorium tidak dibenarkan membawa makanan.
4.    Siswa diwajibkan menempati tempat yang sudah ditentukan sesuai kelompok kerja.
5.    Alat dan bahan yang digunakan sesuai dengan petunjuk Praktikum .
6.    Jika ada alat-alat yang rusak siswa segera melaporkan kepada guru pembimbing.
7.    Jika terjadi kecelakaan dalam Praktikum segera melaporkan kepada guru pembimbing.
8.    Setelah melakukan Praktikum siswa harus mengembalikan Alat/bahan ketempat semula dalam keadaan bersih.
9.    Laboratorium harus dalam keadaan bersih setelah selesai kegiatan.
10. Kerusakan atau kehilangan alat terjadi akibat kelalaian siswa, siswa atau kelompok kerjanya harus menggantinya.
11. Siswa yang tidak mengindahkan tata tertib dapat diberi sangsi /dikeluarkan dari Laboratorium.


BAB III
PENUTUP
A.   Kesimpulan.
Pelaksanaan program kerja Laboratorium IPA di MTs NU Raudlatul Muallimin ini diharapkan menjadi solusi dalam menyiasati besarnya tanggung jawab yang diemban oleh mata pelajaran IPA di sekolah. Dengan adanya pelaksanaan program kerja ini sebagai agenda rutin di MTs NU Raudlatul Muallimin, diharapkan nilai-nilai sains yang telah dipelajari oleh siswa tidak hanya sekedar menjadi pengetahuan atau hafalan tetapi hendaknya menjadi suatu bekal di tengah-tengah kehidupan sehari-hari.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar